Inovasi Busana Etnik Nuansa Nusantara: Kreativitas Siswa Tata Busana SMK Negeri 1 Siantar dalam Pengembangan Produk Sustainable Fashion

Authors

  • Thesa Laora Miranda Siahaan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Irna Denanda Br Pasaribu Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Dwi Cici Kirana Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Devi Ratna Siahaan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Puja Anjani Purba Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Tanty Novelia Tarigan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Imeliana Saragih Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar
  • Lois Oinike Tambunan Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar

DOI:

https://doi.org/10.47134/emergent.v7i2.82

Keywords:

Busana Etnik, Sustainable Fashion, Kreativitas Siswa, Nusantara, Fashion Show

Abstract

Industri mode global tengah bertransisi menuju praktik yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan guna mengatasi dampak negatif fast fashion. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan inovasi desain busana etnik Nusantara yang dihasilkan oleh siswa SMK Negeri 1 Siantar serta menganalisis manifestasi kreativitas mereka dalam mengimplementasikan prinsip sustainable fashion. Menggunakan metode kualitatif-eksploratif, data dikumpulkan melalui dokumentasi karya pada acara fashion show sekolah, observasi proses produksi, dan analisis dokumen visual. Temuan menunjukkan bahwa siswa mampu mengintegrasikan Wastra Nusantara dengan teknik zero waste pattern dan upcycling. Kreativitas siswa terwujud melalui rekayasa pola yang meminimalkan limbah serta kemampuan dekonstruksi material tradisional menjadi busana kontemporer yang layak tampil di atas panggung. Hasil ini menegaskan peran strategis pendidikan vokasi dalam mencetak desainer muda yang berorientasi pada pelestarian budaya dan keberlanjutan lingkungan.

References

Aalto University. (2018). Sustainable fashion in a circular economy. Aalto ARTS Books.

Agbedahin, A. V. (2019). Sustainable development, education for sustainable development, and the 2030 agenda. Sustainable Development, 27(4), 669–680. DOI: https://doi.org/10.1002/sd.1931

Barber, A. (2021). Consumed: The need for collective change; colonialism, climate change & consumerism. Balance.

Cline, E. L. (2013). Overdressed: The shockingly high cost of cheap fashion. Portfolio Penguin.

Dharajatya, T. P., Irawanto, B., & Yulianto, V. I. (2025). Wastra Nusantara, hibriditas dan ambivalensi. Universitas Gadjah Mada.

E-Journal Unesa. (2023). Penerapan tiga motif kain tradisional pada busana wanita ajang Malang Fashion Week 2023.

Ellen MacArthur Foundation. (2017). A new textiles economy: Redesigning fashion’s future.

Fitrihana, N. (2017). Model bisnis kanvas untuk mengembangkan teaching factory di SMK Tata Busana. Jurnal Taman Vokasi, 5(2), 212–218. DOI: https://doi.org/10.30738/jtvok.v5i2.2526

Fletcher, K. (2012). Sustainable fashion and textiles: Design journeys. Routledge. DOI: https://doi.org/10.4324/9781849772778

Fletcher, K., & Tham, M. (2021). Design for longevity: Sustainable fashion and the circular economy. Routledge.

Forshee, J. (2006). Culture and customs of Indonesia. Greenwood Press. DOI: https://doi.org/10.5040/9798400635434

Gullingsrud, A. (2017). Fashion fibers: Designing for sustainability. Bloomsbury.

Handayani, R. B., et al. (2020). Matriks strategi implementasi perancangan fashion berkelanjutan. Jurnal Seni dan Reka Rancang. DOI: https://doi.org/10.25105/jsrr.v3i1.8291

Holmes, J. (2014). Sustainable fashion: A handbook for educators.

Jerkin, et al. (2023). Strategi komersialisasi produk tugas akhir mahasiswa fashion berbasis wastra nusantara. Jurnal Inovasi Fashion.

Jurnal ATRAT. (2022). Analisis praktik sustainable fashion pada brand Sejauh Mata Memandang. Jurnal ATRAT, 10(2).

Jurnal UST. (2021). Kreativitas siswa dalam menggambar busana dengan teknik kolase. Jurnal KELUARGA, 7(2).

Kawamura, Y. (2023). Fashion-ology: Fashion studies in the postmodern digital era. Bloomsbury. DOI: https://doi.org/10.5040/9781350331907

Kemenperin RI. (2025). Industri Wastra Nusantara jawab kebutuhan fesyen berkelanjutan.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. Sage.

Niinimäki, K. (2013). Sustainable fashion: New approaches. Aalto University.

Niinimäki, K., et al. (2020). The environmental price of fast fashion. Nature Reviews Earth & Environment, 1. DOI: https://doi.org/10.1038/s43017-020-0039-9

Papanek, V. (1997). Design for the real world: Human ecology and social change. Thames & Hudson.

Rissanen, T., & McQuillan, H. (2016). Zero waste fashion design. Fairchild Books. DOI: https://doi.org/10.5040/9781474222297

Thanhauser, S. (2022). Worn: A people's history of clothing. Allen Lane.

Worth, R. (2023). The hidden life of clothing: Historical perspectives on fashion and sustainability. Bloomsbury. DOI: https://doi.org/10.5040/9781350180963

Downloads

Published

2026-01-21

How to Cite

Siahaan, T. L. M., Irna Denanda Br Pasaribu, Dwi Cici Kirana, Devi Ratna Siahaan, Puja Anjani Purba, Tanty Novelia Tarigan, … Lois Oinike Tambunan. (2026). Inovasi Busana Etnik Nuansa Nusantara: Kreativitas Siswa Tata Busana SMK Negeri 1 Siantar dalam Pengembangan Produk Sustainable Fashion. Emergent: Journal of Educational Discoveries and Lifelong Learning (EJEDL), 7(2), 5. https://doi.org/10.47134/emergent.v7i2.82

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.